ISLAM
Makalah
ini disusun untuk memenuhi tugas kuliyah Sejarah
Agama-agama
Dosen
Pengampu : Ustadi Hamzah
Disusun
oleh :
Rifki
pahlevi
Zubaidi
JURUSAN PERBANDINGAN AGAMA FAKULTAS USHULUDDIN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2011
BAB I
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Kehidupan
ini tak lepas dari berbagai problema, entah itu masalah ekonomi, masalah
tataaturan hidup dan masih banyak masalah-masalah lain yang mendera manusia,
disinilah mungkin peran Agama muncul untuk membatasi dan mengatasi masalah
setiap manusia, bahkan dengan adanya Agama manusia benar-benar berusaha
berterimakasih pada yang menciptakannya dan berusaha mengetahui seperti apa
tuhannya. Agama didunia ini sangat banyak mungkin ratusan bahkan mungkin lebih
dari itu,salah satu dari agama tersebut adalah Islam, yang dimana agama ini adalah Agama yang mempunyai aspek
terlengkap dalam kehidupan dulu hingga nanti. Agama yang di turunkan untuk
manusia ini, bertujuan untuk membatasi tingkah laku manusia dan menjadikan pola
kehidupan yang benar-benar bisa menjadi manusia yang berguna dan mampu
bersyukur disetiap langkahnya.
B.RUMUSLAN MASALAH
Dan
tidak dipungkiri juga setiap agama mempunyai kendala entah itu dari literarur
lingkungan atau budaya atau letak geografis, disinilah peran para cendekiawan
muda memecahkan problema Agama yang pada hakikatnya mempunyai peran penting
dalam kehidupan teruatama Agama islam .
Mencoba
menjelaskan sejarah Agama Islam dan mencoba menjawab setiap permasalahan yang
ada pada agama islam.
BAB II
PEMBAHASAN
SEKILAS TENTANG ISLAM
Nabi
Muhammad saw dilahirkan pada hari Senin tanggal 12 Rabiul awal tahun gajah atau
tanggal 20 April 571 Masehi.Setelah berusia 4 tahun beliau diserahkan kepada
ibunya.Hanya lebih kurang 2 tahun beliau sempat diasuh oleh ibunya.Pada waktu
beliau berumur 6 tahun, ibunya berpulang ke Rahmatullah.Oleh karena itu beliau
pergi menyendiri bersemedi di Gua Hira di kaki Jabal Nur. Beliau
memohon kepada Tuhan agar diberi petunjuk untuk memperbaiki kaumnya yang telah
tersesat dari jalan yang benar.Setelah selang beberapa waktu, pada saat yang
berbahagia, turunlah wahyu yang pertama disampaikan oleh malaikat Jibril. Hal
itu terjadi pada tanggal 17 Ramadhan 611 Masehi.Wahyu tersebut yaitu QS.Al Alaq
ayat 1 – 5.
Sebelum
berangkat, Jibril memberitahukan kepada Muhammad bahwa beliau telah diangkat
Tuhan menjadi Rasul untuk menyampaikan ajaran Islam kepada kaumnya dan seluruh
umat di dunia.Rasul menjadi heran dan takut.Tetapi setelah mendapat penjelasan
dari Waraqah bin Naufal, seorang pendeta nasrani ahli kitab suci menjelaskan
bahwa benar Muhammad diangkat menjadi Rasul maka rasa heran dan takut itu
menjadi hilang.Dalam firman Allah QS.Al Ahzab ayat 40.
Allah
menurunkan ayat yang menyatakan bahwa nabi Muhammad saw. Tidak usah kuatir
tentang cemoohan dan kritikan orang – orang yang mengatakan bahwa beliau
mengawini bekas istri anaknya. Nabi
Muhammad SAW adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus Allah SWT ke bumi.
Firman Allah dalam QS.Al Ahzab ayat 40 menjelaskan bahwa Muhammad itu bukan
bapak dari seorang laki – laki,tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para
nabi.Jelas tidak ada nabi atau rasul sesudah nabi Muhammad.Jadi siapapun yang
mengaku nabi atau rasul berarti dia menentang ketetapan Allah swt.
Nabi
Muhammad SAW membawa agama Islam yang menyempurnakan agama para Rasul
terdahulu.Dalam firman Allah dalam surah Al Maidah ayat 3 menjelaskan bahwa
wahyu terakhir yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.Nabi Muhammad SAW
merupakan nabi dan rasul yang membawa agama Islam yang senantiasa sesuai dengan
segala perkembangan zaman.Agama yang diridhai Allah hanyalah agama Islam, yaitu
agama samawi yang berdasarkan wahyu, disampaikan Allah SWT kepada semua manusia
lewat Nabi Muhammad saw.
Bagi
umat Islam meyakini nabi Muhammad adalah wajib.Di samping itu banyak
keistimewaan yang ada pada Nabi Muhammad dibandingkan dengan rasul sebelumnya.
1. Risalah yang
dibawanya sudah sempurna buat memimpin manusia untuk mencapai kebahagiaan dunia
dan akhirat.
2. Beliau adalah
nabi/rasul internasional,risalahnya universal ditujukan kepada seluruh manusia,
semua ras, bangsa, dan bahasa sampai ke ujung zaman.
Agama
islam adalah agama yang dibawa oleh nabi Muhammad Saw dari Allah SWT dan
dipelihara serta dipahami dengan rapi dan teliti sekali oleh para sahabatnya
dan orang-orang pada zaman sahabat itu.tepatnya pertama kali islam turun adalah
daerah timur,daerah pertama kali mulainya perdaban manusia yaitu daerah Arab
Saudi, peran nabi Muhammad sebagai penerima agama islam ternyata tidak semudah
yang kita bayangkan, pada waktu wahyu pertama diturunkan, zamannya nabi sedang
porak-poranda dengan dekacauan akhlak orang-orang kafir Quraisydan dri sini lah
nabi Muhammad mempunyai peranan penting untuk mengubah dan membenahi kehidupan
manusia pada waktu itu yang sama sekali tidak mengenal etika dan bahkan masih
menyembah berhala dan mungkin masih dalam proses pencarian tuhan.
Ahli
sejarah telah berkata bahwa Muhammad tidak pernah memuja berhala, dia amat
benci kepada berhala-berhala itu, dan kepada yang di anut oleh bangsa arab pada
waktu itu, akan tetapi beliau sering mengasingkan diri dan berfikir tentang
Alam semesta ini serta penciptaannya. setiap tahun beliau mengasingkan diri di
Gua Hira, setelah beliau berumur 40 tahun, jibril menyampaikan pengangkatan beliau
menjadi Rasul, jibril mengajarkan beliau tentang Agama, pada 17 Ramhadan
diturunkannya wahyu pertama kali yaitu 3 ayat dari surat Al-Alaq. kemudian
Jibril tidak datang lagi dengan waktu yag lamanya. sementara Muhammad menanti
kedatangan jibril pada waktu itu. pada suatu hari beliau ke Gua Hira kembali
terdengarlah oleh beliau suara dari langit lalu diangkatlah kepalanya kelangit
tampaklah jibril. kemudian pulanglah beliau karena ketakutan dan gemetar, samapainya
dirumah kemudian beliau tidur sambil berkata kepada khadizah : “selimutilah aku
selimutilah aku “.
dalam
keadaan semacam itu datanglah jibril
menyampaikan wahyu surat Al-Mudassir ayat 1-7. ayat inilah yang mula-mula turun
sesudah fatrah, artinya sesudah wahyu yang pertama itu berhenti untuk bebrapa
lama, dan ayat inilah untuk pertama kali nabi untuk menyerukan Agama Allah.
dengan demikian mulailah fase-fase seruan kepada agama yang baru yaitu Islam.[1]
Kemudian
secara turun temurun wahyu itu datang untuk membenahi kehidupan manusia, dan
setelah nabi menerima Islam nabi sudah mulai mengajak orang-orang disekeliling
dia untuk memeluk agama islam, yag diyakini agama yang paling benar dan
mempunyai kesempurnaan di setiap bait kitab sucinya yaitu Al-qur’an. tidak
mudah menyebarkan Agama Islam pada waktu itu sampai-sampai nabi berfikir dengan
cara apalagi agar manusia mampu menerima islam. sesudah beberapa tahun kemudian
dan penyebaran agama islam mulai diterima oleh masyarakat arab nabi pun mulai
menerapkan nilai-nilai keislaman pada kepemerintahan, dan sampai nabi wafat
islam terus berkembang dengan pesat di daerah timur meskipun menemui berbagai
kendala, perjuangan nabi di teruskan oleh para sahabat-sahabatnya sampai
penyebaran islam mendunia.
Dari
segi bahasa Islam berarti damai, tunduk, patuh, pasarah, dan berserah
diri.dalam pengertian yang seperti ini seluruh alam semesta dan manusia tunduk
dan pasrah kepada tuhan dan hukum-hukumnya ( Sunnatullah ). sebagai agama Islam
diyakini oleh para pemeluknya sebagai seperangkat ajaran atau doktrin yang diwahyukan
Allah yang disampaikan untuk manusia sebagai petunjuk. sebagai doktrin Islam
menggariskan tata hubungan manusia dengan tuhanya, manusia dengan
lingkungannya, sumber agama islam yang seperti sudah disebutkan diatas yaitu
Al-qur’an dan Sunnah, Al-qur’an memuat pokok-pokok ajaran yang bersifat global,
dan sunah berfungsi sebagai penjelas dai Al-qur’an.[2]
SEJARAH PERKEMBANGAN ISLAM
Islam dimulai dengan
ajaran Muhammad saw., di tempat kelahirannya Mekkah; sifat-sifat yang menjadi
ciri agama baru ini dikembangkan setelah beliau pindah ke Madinah dalam tahun
622 M. Sebelumnya beliau wafat sepuluh tahun kemudian, telah jelaslah sudah
bahwa Islam bukannya semata-mata merupakan suatu badan kepercayaan agama
pribadi, akan tetapi Islam meliputi pembinaan suatu masyarakat merdeka, dengan
sistem sendiri tentang pemerintahan, hukum, dan Lembaga Generasi Muslimin
pertama, telah menginsafi bahwa Hijrah adalah satu titik perubahan penting
dalam sejarah. Merekalah yang menetapkan tahun 622 M sebagai permulaan takwin Islam
baru.
Dengan pemerintah yang
kuat, cerdas, dan satu kepercayaan yang menggelorakan semangat
penganut-penganut dan tentara-tentara dalam waktu yang tidak lama, masyarakat
baru ini menguasai seluruh Arabia Barat dan mencari dunia baru untuk
ditundukkan.
Setalah
nabi wafat muncullah khulafaur Rasydin sebagai penerus perjuangan penyebaran
agama islam pada waktu itu. Secara umum Sejarah Islam setelah
kematian Nabi Muhammad telah berkembang secara luas di seluruh dunia. Kerajaan Bani
Ummaiyyah, Kerajaan Bani
Abbasiyyah, dan Kerajaan Turki Utsmani boleh dikatakan penyambung
kekuatan Islam setelah pemerintahan Khulafaur
Rasyidin.
Khulafaur
Rasyidin
§ 632 M ‑ Wafatnya Nabi Muhammad dan Abu Bakar diangkat menjadi khalifah.Usamah bin Zaid memimpin ekspedisi ke Syria. Perang
terhadap orang yang murtad yaitu Bani Tamim dan Musailamah al-Kadzab.
§ 636 M‑Peperangan di Ajnadin atas tentara Romawi sehingga Syria,Mesopotamia, dan Palestina dapat ditaklukkan. Peperangan dan
penaklukan Kadisia atas tentara Persia.
§ 638 M - Penaklukan Baitulmuqaddis oleh tentara Islam.
Peperangan dan penkalukan Jalula atas Persia.
§ 640 M - Kerajaan Islam Madinah mulai
membuat mata uang Islam. Tentara Islam megepung kota Alfarma, Mesir dan
menaklukkannya.
§ 647 M - Angkatan Tentara Laut Islam
didirikan & diketuai oleh Muawiyah Abu Sufyan. Perang di laut melawan
angkatan laut Byzantium.
§ 656 M - Utsman mati akibat dibunuh. Ali
bin Abi Talib dilantik
menjadi khalifah. Terjadinya Perang Jamal.
§ 657 M ‑Ali bin Abi Thalib memindahkan pusat pemerintahan dari Madinah keKufah. Perang Siffin meletus.
§ 659 M ‑Ali bin abi Thalib menyerang kembali Hijaz dan Yaman dari Muawiyah.
Muawiyah menyatakan dirinya sebagai khalifah Damaskus.
§ 661 M - Ali bin Abi Thalib mati
dibunuh. Pemerintahan Khulafaur Rasyidin berakhir. Hasan (Cucu Nabi Muhammad)
kemudian diangkat sebagai Khalifah ke-5 Umat Islam menggantikan Ali bin Abi
Thalib.
§ 661 M - Setelah sekitar 6 bulan
Khalifah Hasan memerintah, 2 kelompok besar pasukan Islam yaitu Pasukan
Khalifah Hasan di Kufah dan pasukan Muawiyah di Damsyik telah siap untuk
memulai suatu pertempuran besar. Ketika pertempuran akan pecah, Muawiyah
kemudian menawarkan rancangan perdamaian kepada Khalifah Hasan yang kemudian
dengan pertimbangan persatuan Umat Islam, rancangan perdamaian Muawiyah ini
diterima secara bersyarat oleh Khalifah Hasan dan kekhalifahan diserahkan oleh
Khalifah Hasan kepada Muawiyah. Tahun itu kemudian dikenal dengan nama Tahun
Perdamaian/Persatuan Umat (Aam Jamaah) dalam sejarah Umat Islam. Sejak
saat itu Muawiyah menjadi Khalifah Umat Islam yang kemudian dilanjutkan dengan
sistem Kerajaan Islam yang pertama yaitu pergantian pemimpin (Raja Islam) yang
dilakukan secara turun temurun (Daulah Umayyah) dari Daulah Umayyah ini
kemudian berlanjut kepada Kerajaan-Kerajaan Islam selanjutnya seperti Daulah Abbasiyah,
Fatimiyyah, Usmaniyah dan lain-lain.[3]
Setelah sedikit
kemunduran pada wafat Muhammad saw., gelombang penaklukan bergerak dengan cepat
di Arabia bagian Utara dan Timur, berani menyerang kubu-kubu pertahanan di
perbatasan kerajaan Romawi Timur di Syirq al-Ardun dan kerajaan Persia di Irak.
Selatan. Angkatan-angkatan perang kedua kerajaan raksasa ini –karena perang
tidak henti-hentinya– telah kehabisan kekuatan, dikalahkan satu-persatu dalam
suatu rangkaian operasi cepat dan cemerlang. Dalam waktu enam tahun sesudah
Muhammad saw. wafat, seluruh Siria dan Irak diharuskan membayar upeti kepada
Madinah, dan empat tahun kemudian Mesir digabungkan pada kerajaan Islam baru.
Kemenangan-kemenangan
yang mengagumkan tadi, mendahului kemenangan yang lebih besar lagi akan membawa
orang Arab dalam waktu kurang dari satu abad ke Maroko, Spanyol, Perancis,
pintu-pintu kota Konstantinopel, jauh ke Asia Tengah sampai ke Sungai Indus,
membuktikan sifat Islam sebagai suatu kepercayaan kuat, insaf akan harga diri,
dan jaya. Sifat ini mengakibatkan pendirian yang tidak kenal menyerah dan
memusuhi segala yang ada diluarnya, tetapi menunjukkan toleransi, kesabaran
hati yang luas dalam pelbagai masyarakat, keseganan menuntut orang dari
golongan lain, dan kebesaran hati mereka dalam waktu kegelapan.
Pada tahun 660 M. ibu
kota Kerajaan Arab dipindahkan ke Damsyik, tempat kedudukan baru Khalifah Bani
Umayah. Sedangkan Madinah tetap merupakan pusat pelajaran agama Islam;
pemerintah dan kehidupan umum kerajaan dipengaruhi oleh adat-istiadat Yunani
Rumawi Timur. Tingkat pertama saling pengaruh-mempengaruhi dengan peradaban
yang lebih tua ini tidak hanya dilambangkan dengan dua buah monumen, yang indah
sekali dari zaman Bani Umayahh ialah Mesjid Raya di Damsyik dan Mesjid Al-Aqsa
di Darusalam, akan tetapi kemunculan tiba-tiba cara aliran-aliran baru dan
pendapat yang berlawanan dengan paham resmi di “propinsi-propinsi baru.” Akibat
paling akhir dari pertumbuhan demikian ialah perpecahan antara lembaga-lembaga
agama dan duniawi dalam masyarakat Islam. Pembelahan ini merusakkan azas
duniawi Bani Umayah, dan ditambah dengan rasa ketidakpuasan para warga negara
bukan Arab, dan pecah perang saudara diantara suku, Arab, menyebabkan jatuhnya
tahun 750 M.
Dalam pada itu,
perselisihan tadi menjelaskan bahwa dalam abad yang lampau sejak wafat Muhammad
saw. kebudayaan agama Islam telah mengalami perkembangan dan konsolidasi yang
luar biasa, baik, di dalam maupun di luar Arabia. Seorang guru agama di satu
pihak menunjukkan perkembangan kebatinan pada tingkat tertinggi. Ia menyatakan
inti sari yang penting dan menghidupkan itu dengan kepribadiannya dan
keyakinannya sehingga tampak pada penganutnya sebagai wahyu kebenaran baru..
Itulah sumbangan asasi
yang menentukan dari orang Arab terhadap kebudayaan Islam baru. Terhadap
peradaban materiil sokongan mereka sedikit. Kemajuan materiil baru mulai;
dengan cemerlang setelah Bani Abbas menggantikan Bani Umayah sebagai khalifah,
dan mendirikan ibu kotanya yang baru di Baghdad dalam tahun 762 M. Masa pertama
dari penaklukan wilayah luar Arabia telah lampau, disusul oleh masa perluasan
ke dalam. Abad kesembilan dan kesepuluh Masehi menyaksikan puncak kemajuan
peradaban Islam yang luas dan usaha-usaha yang berhasil. Kerajinan,
perdagangan, kesenian bangunan, dan beberapa kesenian yang kurang penting,
berkembang dengan subur waktu Persia, Mesopotamia, Siria, dan Mesir, memberikan
sokongan mereka dalam usaha serentak.[4]
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Agama
islam merupakan agama yang diturunkan kebumi untuk manusia dan bertujuan untuk
menyempurnakan akhlaq manusia dan adanya batasan tingkah laku dalam kehidupan,
islam dipercayai sebagai Agama yang paling benar dan mempunyai keistimewaan
tersendiri di bandingkan dengan agama-agama lain.
Dengan
sumber yang jelas dan masih terjaga keasliannya islam menjadi sumber kekuaatan
untuk mengembangkan daya intelektual muslim dan mampu menjadikan dunia dalam
zona perdamaian .
DAFTAR PUSTAKA
·
Rifai,
Moh “ Perbandingan Agama “ semarang
,Wicaksana
·
Mathar,
Qasim “ Sejarah, Teologi dan Etika-etika
Agama-agama “ interfidei
·
http://3gplus.wordpress.com/2008/04/21/sejarah-perkembangan-islam-di-dunia/ . 01
nov 2011 jam 09.21.
pada 01 nov 2011 jam 09.21.