Search This Blog

Sunday, January 22, 2012

Merayakan Malam Natal



“Mahasiswa Perbandingan Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bersama umat kristiani”

Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan Perbandingan Agama (BEM-J PA) mengadakan studi lapangan perayaan malam natal di gereja ST. Fransiscuc Xaverius Kidul Loji dengan tema “Memahami Makna Natal Bagi Umat Kristen”. Acara tersebut dilaksanakan pada sabtu malam minggu, 24 Desember 2011, bertempat di Jl. P. Senopati 22 Yogyakarta, sebelah barat SMU pangudi Luhur.
Acara tersebut terselenggara berkat dana BEM-Jurusan Perbandingan Agama. Seremonial Natal diawali dengan Missa (persiapan perayaan Natal) dimulai pukul 17.30, dibuka dengan arak-arakan pasukan berjubah kuning dengan membawa makan dan patung-patung sebagai symbol kepercayaan mereka.
Studi lapangan kedua ini sangat berbeda dengan yang perdana, kegiatan studi lapangan pertama yang diselenggarakan BEM-J PA di candi mendut dancandi Borobudur di magelang Jawa Tengah, saat perayaan waisak. Sedangkan kali ini bertempat di gereja yang dipenuhi dengan patung yesus, bunda maria, gambar-gambar santo. Pada kegiatan ini dikuti oleh 47 orang, 32 orang peserta dan 15 orang dari pengurus BEM-J.
Acara perayaan malam natal yang diselenggarakan oleh BEM-J PA di gereja St. Sanfransiscus Xaverius kidul loji disambut baik oleh romo dan segenap panitia pelaksana. Saya senang sekali di datangi teman-teman dari UIN dalam acara perayaan natal ini, “ungkap romo…….”
Selain itu, Rahmat fajar,selaku ketua BEM-J PA menegaskan tujuan dilaksanakannya acara tersebut yakni memberi pengalaman langsung tentang natal. Kak fajar, nama akrab ketua BEM-J PA ini menambahkan dengan harapan mampu memahami simbol-simbol dan aspek-aspek teologis dalam Kristen (katolik).
Tanggapan dari salah satu perseta perayaan natal, Fatih, mahasiswa Perbandingan Agama angkatan 2010 menyatakan bahwa dengan diadakannya study lapangan ini, dapat menambah wawasan dan pembuka cakrawala. “Akan tetapi ada yang kurang dalam pemfasilitasian, banyak teman-teman yang ingin ikut tapi keterbatasan kuota”, ujarnya. “Semoga BEM-J PA ditahun berikutnya bisa meningkatkan fasilitas dan kuota peserta”, tambahnya.
Erin Gayatri, mahasiswa Perbandingan Agama angkatan 2010 menegaskan, dengan study lapangan dapat memberi wawasan dan pengetahuan baru mengenai kegiatan di dalam gereja, khususnya mahasiswa baru angkata 2011 yang belum pernah masuk gereja, belum mendapat mata kuliah agama kristen, dan baru pertama kali mengikuti perayaan natal. Momen paling berkesan dalam studi lapangan perayaan malam natal yakni mulai dari mempelajari arsitek gereja, umat (jemaat), hingga ritual. “saat dialog dengan romo, seolah di antara umat yang berbeda agama pada hakikatnya tidak ada sekat dan halangan” ujarnya. Saya sangat tersanjung mengamati ke-khusyu’-an umat katolik saat beribadah” tambahnya.
selain perayaan natal, masih banyak lagi agenda BEM-J PA terkait study lapangan dengan hari besar nasional seperti Imlek, Nyepi, Maulid Nabi, Waisak, Wafatnya Yesus, Idul Fitri dan kegiatan ke-Agama-an lainnya.
*Penulis adalah crew buletin LORUS angkatan 2010